Indonesia — Akses informasi pertanahan kini semakin mudah dan terbuka bagi masyarakat melalui peta interaktif resmi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang dapat diakses secara daring melalui laman bhumi.atrbpn.go.id. Platform ini menjadi salah satu wujud nyata keterbukaan informasi publik di bidang pertanahan dan tata ruang. Melalui laman tersebut, masyarakat dapat melihat berbagai informasi spasial pertanahan dan tata ruang secara visual dan interaktif. Peta yang disajikan memuat beragam layer informasi, seperti batas administrasi, peta tata ruang, penggunaan dan pemanfaatan tanah, serta data tematik lainnya yang bersumber langsung dari Kementerian ATR/BPN. Founder Media Edukasi Dokter Pertanahan, Muhammad Akbar, A.Md, menyampaikan bahwa kehadiran peta interaktif ini sangat membantu masyarakat dalam memahami kondisi pertanahan secara lebih utuh dan objektif. “Peta interaktif resmi ATR/BPN memudahkan masyarakat untuk memperoleh gambaran awal terkait informasi pertanahan dan tata ruang. Ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan literasi spasial dan kesadaran hukum masyarakat,” ujar Akbar. Akbar menambahkan bahwa pemanfaatan peta interaktif ini dapat menjadi sarana edukasi awal sebelum masyarakat melakukan pengurusan layanan pertanahan secara langsung. Dengan memahami informasi spasial sejak awal, masyarakat diharapkan dapat mengurangi kesalahan administrasi, meminimalkan potensi sengketa, serta meningkatkan kepastian dalam perencanaan pemanfaatan tanah. Namun demikian, Media Edukasi Dokter Pertanahan menegaskan bahwa informasi yang ditampilkan pada peta interaktif tersebut bersifat informatif dan tidak menggantikan dokumen resmi pertanahan. Untuk kepentingan hukum dan administrasi, masyarakat tetap perlu mengacu pada data dan layanan resmi yang dikeluarkan oleh Kantor Pertanahan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Kehadiran peta interaktif resmi Kementerian ATR/BPN ini sejalan dengan upaya transformasi digital dan transparansi layanan publik. Media Edukasi Dokter Pertanahan mendorong masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas ini secara bijak sebagai sarana belajar dan memahami pertanahan secara lebih terbuka, mudah, dan bertanggung jawab. Post navigation Perkuat Edukasi Publik Pertanahan, Founder Dokter Pertanahan Raih Penghargaan Insan Pertanahan Informatif Sertipikat Elektronik Diterapkan Bertahap, Sertipikat Tanah Lama Tetap Sah Secara Hukum